Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke

Terkadang yang namanya jalan – jalan mungkin tidak harus direncanakan ya, seringnya malah ngga jadi kalau kebanyakan rencana. Contohnya weekend trip ke Pulau Pari kemarin. Sebetulnya sudah beberapa kali kami merencanakan trip ke Kepulauan Seribu, tapi ngga pernah jadi :)

Sampai minggu kemarin, cukup janjian lewat bbm dan akhirnya 3 keluarga bolang ini memutuskan pergi ke Kepulauan Seribu tanpa reservasi alias go show.

Sabtu 27 Juni 2013,  jam 4 pagi  kami sudah meninggalkan rumah, tujuan kali ini adalah Pelabuhan Kali Adem di Muara Angke. Tidak sulit menemukannya, dari terminal bis Muara Angke belok kiri, kemudian lurus terus mengikuti jalan, letak pelabuhan ini di ujung jalan sesudah tempat penjemuran ikan.

Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke

Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke

Pelabuhan baru ini jauh lebih bagus dari Muara Angke. Terdapat bangunan kantor permanen dengan toilet yang bersih. Selain itu area parkirnya cukup aman karena ada petugas yang menjaga. Dermaganya juga bagus, dan yang paling penting baunya tidak separah Muara Angke, mohon maaf.

sunrise di Kali Adem, cantik ya

sunrise di Kali Adem, cantik ya

Pagi di Kali Adem juga ternyata sangat cantik, di sebelah timur tampak bangunan apartemen yang sekarang sedang dibangun, walau kontrast sekali dengan pemukiman sederhana yang ada di sekitarnya. Sayangnya lagi – lagi banyak sampah di laut. Hayo..mari kita hentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai dan ke laut.

cantiknya Jakartaku, sayang keliatan ada sampah :)

cantiknya Jakartaku, sayang keliatan ada sampah :)

Bila sebelumnya kapal kayu reguler adalah satu-satunya pilihan transportasi ke Kepulauan Seribu (selain fast boat dari Marina yang mahal itu), maka sekarang ada pilihan lain, kapal motor bersubsidi yang berangkat dari Kali Adem.  Setiap kapal sudah ada jadwal dan rutenya, dan yang pasti murah karena bersubsidi. Sayangnya tidak bisa booking di awal, siapa cepat dia dapat. Lucunya kita tidak musti antri, cukup simpan 1 tas yang menandakan 1 orang mengantri. Ketika kami datang yang tersisa hanyalah antrian ke Pulau Pari untuk 10 orang, baiklah kita let’s go ke Pulau Pari saja.

antrian tas untuk pembelian tiket

antrian tas untuk pembelian tiket

Loket pembelian tiket dibuka jam 7 pagi, calon pembeli dengan teratur mengantri. Membayar di loket dengan tidak lupa menyebutkan pulau tujuan, nama dan umur. Canggih, ternyata kapal ini ada manifest-nya. Sesuatu hal yang jarang saya jumpai di kapal penumpang di negara kita.

Jam 8 tepat ada panggilan untuk calon penumpang KM Kerapu, kami diminta berbaris di sebelah kanan pelabuhan. Literary berbaris dan kami kemudian dipanggil satu persatu untuk masuk ke dalam kapal. Tertib, menyenangkan deh.

dipanggil lalu antri

dipanggil lalu antri

setelah namanya dipanggil baru naik ke kapal, jangan lupa tunjukkan tiket

setelah namanya dipanggil baru naik ke kapal, jangan lupa tunjukkan tiket

dermaga Pelabuhan Kali Adem

dermaga Pelabuhan Kali Adem

Semoga di kemudian hari jumlah kapal yang beroperasi dari Pelabuhan Kali Adem akan bertambah banyak. Tentunya dengan harga bersubsidi. Setidaknya penduduk Kepulauan Seribu juga memiliki hak untuk mendapatkan fasilitas transportasi yang memadai. Bukan hanya tourist seperti kami. Kebanyakan penduduk lokal lebih memilih untuk menggunakan kapal kayu reguler, entah apa alasannya, mungkin karena tidak harus antri, daya tampung lebih besar dan banyak pilihan jam keberangkatan.

Padahal waktu tempuh kedua kapal tersebut jauh berbeda. Sebagai contoh adalah trip kami kemarin : Kali Adem – Pulau Pari by KM Kerapu hanya 45 menit saja, harga tiket termasuk asuransi 42 rb. Sedangkan Pulau Pari – Muara Angke by reguler boat sekitar 2 jam dengan harga tiket 35 rb. Berbicara kenyamanan tentu jauh berbeda.

Di bagian dalam KM Kerapu terdapat 2 baris tempat duduk, masing – masing untuk 4 orang. Kursinya baru, nyaman diduduki, terdapat juga life jacket dengan jumlah memadai. Bagasi dapat ditaruh di bagian depan atau di bagian belakang kapal. Bagus sekali, semoga tetap terawat dengan baik.

bagian dalam KM Kerapu

bagian dalam KM Kerapu

Pesan sponsor untuk Pak Jokowi ah, Pakde..tolong dibanyakin kapal dari Kali Adem ya. Sekalian fasilitasnya ditambah. Terutama pedagang makanan dan minuman. Saat ini hanya ada 1 pedagang, monopoli tunggal. Popmie dan minuman hangatnya laku keras. Bisa dipastikan kalau ada pedagang bubur ayam, mie ayam , nasi kuning dan lainnya tentu akan laku keras juga

Pelabuhan Kali Adem – Muara Angke

Merupakan pelabuhan kapal motor bersubsidi dengan tujuan pulau – pulau di Kepulauan Seribu. Pengelolaannya berada di bawah Depatemen Perhubungan, Provinsi DKI Jakarta. Saat ini ada 4 kapal motor yang beroperasi, yaitu 1 KM Lumba – Lumba (kapal besar dengan kapasitas > 50 orang) dan 3 KM Kerapu (kapal kecil dengan kapasitas max 20 orang). Setiap kapal sudah ada tujuan pulaunya, jadi jangan sampai salah naik kapal ya. Harga tiketnya berkisar antara IDR 40,000 – 50,000 rupiah per orang, termasuk tambahan asuransi IDR 2,000 per orang. Anak – anak juga membayar tiket penuh, karena dihitung sebagai 1 orang. Sebaiknya datang sangat pagi untuk membeli tiket keberangkatan jam 8 pagi. Kami kemarin tiba jam 6 pagi dan hampir semua tujuan sudah penuh kecuali Pulau Pari.

jadwal keberangkatan kapal

jadwal keberangkatan kapal

Parkir mobil di area pelabuhan cukup aman, tarifnya IDR 2,000 per jam. Jadi untuk mobil menginap Sabtu – Minggu kurang lebih IDR 50,000 per mobil. 

Untuk kepulangan dari pulau agak sulit, setiap pulau sudah mendapat jatah tiket. Misalnya dari Pulau Pari dibatasi hanya 5 orang saja, sisa 15 orang lainnya didistribusikan ke pulau – pulau lainnya. Bijaksana memang, semuanya tentu harus merata. Jadi sekali lagi, Pakde Jokowi..tolong dibanyakin kapalnya ya :)

About these ads

31 thoughts on “Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke

  1. Waaah makasih infonya. saya baru tau ada pelabuhan kali adem yang “lebih bagus” dari muara angke. Udah was-was kalo ajak pacar k muara angke. Buset..agak2 gengsi loh..gak bersih and smelly juga kan..hihi.
    Oiya saya mau nanya dong, kalau baliknya dari pulau Pari gimana ya prosedurnya? dan itu jam berapa? rencana sih pengen PP aja jalan2 ke sana. klo PP malah ribet ya?
    thanks ya..

    • Hi Tania..iya Muara Angke itu smelly bangettt dan sebenernya yang paling penting soal safetynya. Keseringannya kapalnya overload, serem juga :)
      Dari Pulau Pari sebetulnya ada juga jadwal kapal cepat, tapi dijatah, kalau ga salah setiap pulau kebagian 5 tiket aja
      dan kalau weekend jangan harap dapat

      alternatifnya naik kapal kayu tujuan Muara Angke, ada terus kok..terakhir kalau ngga salah jam 2 siang
      tiketnya 35 rban, 2 jam perjalanan dari Pari

      • Oo.. terakhir jam 2 siang ya dari pulau pari yang tujuan muara angke.
        bapak bener2 go show ya perginya?
        sampai sana kalau belum dpt penginapan bagaimna ya? :|
        itu bapak dibolehkan bergabung dengan rombongan lain ya oleh pak udin?

      • halo Tania ini dengan May..panggil nama aja :)
        iya, terakhir sepertinya jam 2, karena ga bisa kemalaman juga
        kemarin kami go show, kalau mau sih coba aja telpon Pak Udin dulu

        atau pas di Kali Adem tanya-tanya sama orang disana, biasanya ada yang punya kenalan
        kemarin juga kami dikasi tau sama orang di Kali Adem

        kalau di Pari seharusnya ga bakal kehabisan tempat, disana modelnya bukan hotel, tapi homestay di rumah penduduk
        bisa camping juga di pantai perawan

  2. Saya juga terima kabar ini dari beberapa teman, mau banget mencoba tapi setelah di koordinasikan dengan trip trip pulau seribu, kebanyakan mereka tidak mau digabung dengan keberangkatan ini (atau alternatif lain paketan tanpa transportasi kapal). Kira kira ada rekomendasi trip yang bisa dikoordinasikan dengan kapal ini? Atau no kontak untuk pelabuhan kali adem?

    • Hi Irfan,
      sepertinya memang belum ada paket trip yang menggunakan kapal dari kali adem, menurut saya pertimbangannya mungkin karena sulit memastikan penumpang dapat seat atau tidak.
      Sebetulnya go show aja..pasti dapat kok di pulaunya :)

  3. Hai kak. Mau tanya, kalau naik angkutan umum ke pelabuhan kali adem itu sama kaya ke pelabuhan muara angke gak kak? Terimakasih sebelumnya.

  4. wahh terima kasih atas pencerahannya. Mau tanya kalau mau PP kan kapal berangkat jam 8, langsung bisa mesen tiket pulang atau engga di kali ademnya?

    sama dari kali adem ke pulau pari beneran 45 menit? wah cepet yaa :)

    • hi Putri, sayangnya ga bisa pesan langsung untuk PP. Kalau pulang harus beli di loket pulau masing – masing. Sepertinya susah untuk dapat, karena tiap pulau dapat jatah, misalkan 5 seats per pulau

  5. Di photo atas di tulis keberangkatan kedua, itu bener ada atau hanya pagi? Soalnya gua dari Bogor, gak make sense kalau pergi malam, terus tidur di dermaga tunggu paginya. Atau May ada saran lain?

    • Hi Firman, saya belum pernah naik keberangkatan kedua. Tetapi seharusnya emang ada ya. Kalau pergi Shubuh aja gimana ? saya rumah di Bogor juga, kemarin sih berangkat jam 4 dari rumah

  6. siang kak…mau nanya,kalo jasa penyewaan tenda utk berkemah disana ada ga ya,antisipasi aja klo ga dapet home stay.kira kira aman ga ya dan banyak ga yg berkemah disana.
    terimakasih :-)

  7. itu artinya kita harus prepare tenda sendiri ya kak. agak ribet juga kalau harus bawa tenda sendiri..ada rencana minggu ini mau kesana, tapi melihat cuaca seperti ini, ada harpitnas (hari kejepit nasional) juga, kemungkinan home stay disana full. kalo ga keberatan, kak, saya boleh minta nomer pak Udin, barangkali dia bisa bantu. kalau saya liburan di sana. terimakasih :-)

  8. klo dikali adem pasti dapet tiket atau gmn yahh? krna katanya hanya terbatas? aku biasa naik dari muara angke.. serem juga klo safetynya krng bngt..

  9. mas klo k spot snorkeling harus nyewa kapallagi ga?nyewa nya berapa?trus klo qta ksananya b2 bisa ikt rombongan lain ga kalo ada?trus klo lagi sepigda rombongan lain gimana?makasih info nya

    • yup, harus sewa kapal lagi, ikut paket aja, 50 ribu seorang kalau ga salah
      kami juga dulu ikut rombongan orang, dan kalau weekend biasanya ramai kok, ada terus

  10. mas klo pulang dari pari cuma dijatah 5 tiket /pulau.nah kalo pengen dapet qta harus beli kemana ya mas. makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s